FARMASI

Senin, 26 Maret 2018

Simplisia dari Minyak Mineral

1. PARAFFINUM LIQUIDUM

Nama lain
:
Parafin cair, White mineral oil liquid petrolium, atau Mineral oil.
Zat berkhasiat utama/isi
:
Hidrocarbon (C17H36 sampai C27H56 hidrokarbon siklis, hidrokarbon tidak jenuh, dan derivat derivat dari benzen).
Penggunaan
:
Bahan salep dan pencahar.
Sediaan
:
-       Betamethasoni cremor (Form. Nas).
-       Cliquilini cremor (Form. Nas).
-       Cliquinolini Hydrocortisoni cremor (Form. Nas).
-       Clioquinolini Hydrocortisoni (F.N).
-       Gentamycini cremor (Form. Nas).
-       Dexamethasoni Neomycini cremor (Form. Nas).
-       Dibucaini cremor (Form. Nas).
-       Dienostroli cremor (Form. Nas).
-       Gentamycini unguentum(Form. Nas).
-       Hydrocortisoni cremor (Form. Nas).
-       Hyoscini oculentum (Form. Nas).
-       Prednisoloni unguentum (Form. Nas).
-       Triamcinologi Acetonidi unguentum (Form. Nas).
-       Unguentum Leniens (Form. Nas).
Pemerian
:
Cairan kental, transparan, tidak berfluorosensi, tidak berwarna, hampir tidak berbau, dan hampir tidak berasa.
Cara memperoleh
:
Diperoleh dari minyak mineral.
Penyimpanan
:
Dalam wadah tertutup baik terlindung dari cahaya.

2. PARAFFINUM SOLIDUM

Nama lain
:
Parafin padat.
Cara memperoleh
:
Minyak mineral diperoleh dari residu minyak tanah kasar, residu ini disuling lagi, maka diperoleh minyak parafin sebagai distilat yang kemudian diolah dengan asam sulfat dan selanjutnya dengan larutan natrium hidroksida (selama pengolahan dibuat tetap cair secara dipanaskan dengan uap air setelah terpisah dari bagian airnya, minyak parafin dibekukan menjadi zat yangsetengah padat kemudian diperas.
Bagian minyak yang cair dipakai sebagai minyak pelumas, bagian yang padat dicairkan, dibekukan dan diperas lagi pada suhu yang tidak lebih tinggi dari tadi, hasilnya dikenal sebagai refined wax.
Zat ini dicuci, diperas, dicairkan dan dialirkan lewat arang tulang (atau bahan-bahan lain sejenis), dan dibekukan, terbentuk massa yang keras, tembus cahaya dan tidak berwarna.
Zat khasiat utama
:
Sama seperti parafin cair.
Penggunaan
:
Bahan pengeras salep dan zat tambahan.
Sediaan
:
Balsamum Album dan Balsamum Rubrum.
Pemerian
:
Padat, sering menunjukkan susunan hablur, warna putih atau tidak berwarna, tidak berasa, agak licin, jika terbakar nyala terang, dan jika dileburkan menghasilkan cairan yang tidak berfluorosensi.
Penyimpanan
:
Dalam wadah tertutup baik.

3. VASELINUM ALBUM

Nama lain
:
Vaselin putih atau White petrolium.
Zat berkhasiat utama/isi
:
Hidrokarbon berat molekul tinggi terutama parafin-parafin, senyawa-senyawa hidrokarbon siklis, dan hidrokarbon tidak jenuh.
Penggunaan
:
Bahas salep dan pencahar lemah.
Sediaan
:
-      Bacitracini Neomycini Polymix ini unguentum (F.N).
-      Balsamum Album (F.N).
-      Betamethasoni cremor  (F.N).
-      Cloramphenicoli unguentum  (F.N).
-      Chrysarobini unguentum  (F.N).
-      Clioquinolini cremor  (F.N).
-      Getamycini cremor  (F.N).
-      Dexamethasoni Phophatis cremor  (F.N).
-      Dibucaini cremor  (F.N).
-      Gentamycini unguentum  (F.N).
-      Hyoscini oculentum  (F.N).
-      Ichtamoli unguentum  (F.N).
-      Hydrocortisoni unguentum  (F.N).
-      Tetracyclini Hydrochloridi unguentum  (F.N).
-      Triamcioloni Acetonidi cremor  (F.N).
-      Triamcioloni Acetonidi unguentum  (F.N).
-      Triprllenamini cremor (F.N).
-      Zinci unguentum (F.N).
-      Vaselinum Hydrophylium (F.N).
Pemerian
:
Massa lunak, lengket, bening warna putih, warna ini tetap setelah zat dileburkan dan dibiarkan hingga dingin tanpa diaduk, berfluorosensi lemah, juga jika dicairkan tidak berbau, dan hampir tidak berasa.
Cara memperoleh
:
Vaselinum flavum yang telah diputihkan.
Penyimpanan
:
Dalam wadah tertutup baik.

4. VASELINUM FLAVUM


Nama lain
:
Vaselin kuning atau Petrolium.
Zat berkhasiat/isi
:
Serupa dengan vaselin putih.
Penggunaan
:
Bahan salep dan pencahar lemah.
Sediaan
:
-       Aethylis Aminobenzoatis unguentum (F.N).
-       Aethylis Aminobenzoatis Tannini unguentum (F.N).
-       Balsamum Rubrum (F.N).
-       Olei Iecoris unguentum (F.N).
-       Peruviani unguentum (F.N).
-       Prednisoloni unguentum (F.N).
-       Recorcinoli unguentum compositum (F.N).
-       Zinci pasta (F.N).
Pemerian
:
Massa lunak, lengket, bening, warna kuning muda sampai kuning, sifat ini tetap setelah zat dileburkan, dan dibiarkan dingin tidak diaduk.
Berfluorosensi lemah, juga jika dicairkan, tidak berbau, dan hampir tidak berasa.
Cara memperoleh
:
Diperoleh dari minyak mineral.
Penyimpanan
:
Dalam wadah tertutup baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar